Universitas Harapan Bangsa

UHB Semarakkan Grebeg Sura Baturraden 2026

Bagikan :

Universitas Harapan Bangsa turut memeriahkan Festival Grebeg Sura Baturraden 2026 di kawasan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Minggu, 12 Juli 2026. UHB hadir bersama masyarakat dalam rangkaian pawai budaya hasil bumi, doa bersama, perebutan gunungan, dan larung sesaji.

Sejak pagi, kawasan Baturraden dipadati warga, wisatawan, pelaku seni, komunitas budaya, dan peserta pawai. Mereka mengikuti prosesi dengan mengenakan busana adat serta membawa berbagai hasil pertanian dari wilayah lereng Gunung Slamet.

Gunungan yang berisi sayuran, buah, umbi, gabah, dan hasil bumi lainnya menjadi salah satu daya tarik utama. Gunungan tersebut diarak menuju lokasi utama kegiatan dengan iringan kesenian tradisional dan suasana yang berlangsung meriah.

Civitas akademika UHB turut berbaur dengan masyarakat selama rangkaian festival. Kehadiran tersebut menjadi bentuk partisipasi universitas dalam kegiatan budaya yang telah menjadi agenda tahunan masyarakat Baturraden.

Kepala Lembaga Pemasaran dan Humas UHB, Riska Nadiya Salsabela, S.E., M.Sc., mengatakan Grebeg Sura memiliki daya tarik karena mampu mempertemukan berbagai unsur masyarakat dalam satu perayaan.

“Grebeg Sura bukan hanya menjadi tontonan, tetapi juga ruang perjumpaan masyarakat. UHB hadir untuk ikut merasakan kebersamaan dan mendukung tradisi yang tumbuh di Banyumas,” kata Riska.

Setelah pawai budaya, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama. Prosesi tersebut menjadi ungkapan rasa syukur masyarakat atas hasil bumi, keselamatan, dan kehidupan yang telah dijalani selama setahun.

Suasana semakin semarak ketika masyarakat memperebutkan hasil bumi dari gunungan. Warga tampak antusias mengambil sayuran, buah, dan hasil pertanian yang dipercaya membawa keberkahan.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan larung sesaji. Prosesi ini menjadi bagian penting dalam tradisi Grebeg Sura dan berlangsung dengan tertib serta khidmat.

Rektor UHB, Assoc. Prof. Dr. Yuris Tri Naili, S.H., KN., M.H., menilai kegiatan tersebut memiliki nilai penting bagi generasi muda.

“Tradisi seperti Grebeg Sura menjadi ruang belajar yang nyata. Generasi muda dapat melihat langsung nilai gotong royong, rasa syukur, dan kebersamaan yang hidup di tengah masyarakat,” ujarnya.

Grebeg Sura Baturraden merupakan agenda budaya yang diselenggarakan setiap tahun. Kegiatan ini tidak hanya mempertahankan tradisi, tetapi juga menarik kunjungan wisatawan dan menggerakkan aktivitas masyarakat sekitar.

Melalui keikutsertaan dalam festival tersebut, UHB memperkuat kedekatan dengan masyarakat sekaligus mendukung keberlanjutan tradisi budaya di Kabupaten Banyumas.

Video :