Universitas Harapan Bangsa menghadirkan pemeriksaan kesehatan gratis dan konsultasi beasiswa dalam rangkaian Festival Grebeg Sura Baturraden di Bukit Bintang Baturraden, Sabtu, 11 Juli 2026. Layanan tersebut berlangsung bersamaan dengan pementasan wayang kulit oleh Ki Gandhik Wayah Soegino melalui lakon “Semar Mbangun Padepokan”.
Kegiatan itu menjadi ruang pertemuan antara pertunjukan budaya, pelayanan kesehatan, dan informasi pendidikan bagi masyarakat. Pengunjung yang hadir dapat menikmati pementasan wayang sekaligus memanfaatkan layanan yang disediakan oleh tim UHB.

Tim kesehatan UHB memberikan pemeriksaan awal kepada masyarakat yang datang ke lokasi acara. Pelayanan tersebut membantu pengunjung mengetahui kondisi kesehatannya serta meningkatkan perhatian terhadap pentingnya pemeriksaan secara berkala.
Selain pemeriksaan kesehatan, UHB membuka layanan konsultasi pendidikan dan beasiswa. Pelajar dan orang tua dapat memperoleh informasi mengenai program studi, proses penerimaan mahasiswa baru, persyaratan pendaftaran, serta berbagai pilihan bantuan pendidikan yang tersedia.
Kepala Lembaga Pemasaran dan Humas UHB, Riska Nadiya Salsabela, S.E., M.Sc., mengatakan bahwa keterlibatan UHB dalam Grebeg Sura menjadi cara untuk mendekatkan layanan universitas kepada masyarakat.
“Grebeg Sura dihadiri masyarakat dari berbagai kelompok usia. Kami ingin kehadiran UHB tidak hanya memeriahkan acara, tetapi juga memberikan layanan yang dapat langsung dimanfaatkan oleh pengunjung,” kata Riska.

Menurut dia, konsultasi beasiswa penting diberikan agar masyarakat memperoleh informasi yang benar dan lengkap mengenai kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi.
“Masih banyak pelajar yang memiliki keinginan kuliah, tetapi belum mengetahui pilihan jalur masuk dan beasiswa yang tersedia. Melalui kegiatan ini, mereka dapat berkonsultasi secara langsung,” ujarnya.
Rektor UHB, Assoc. Prof. Dr. Yuris Tri Naili, S.H., KN., M.H., menyampaikan bahwa perguruan tinggi perlu hadir di tengah kegiatan masyarakat dan membangun hubungan yang semakin dekat dengan lingkungan sekitarnya.
“Kampus harus mampu menjangkau masyarakat melalui kegiatan yang bermanfaat. Kehadiran UHB dalam festival ini menjadi bagian dari upaya kami untuk memberikan pelayanan kesehatan dan membuka informasi pendidikan secara lebih luas,” kata Yuris.

Suasana acara semakin semarak saat Ki Gandhik Wayah Soegino membawakan lakon “Semar Mbangun Padepokan”. Pementasan tersebut menarik perhatian pengunjung yang memadati kawasan Bukit Bintang Baturraden.
Lakon itu mengangkat kisah tentang usaha membangun padepokan sebagai tempat belajar, membentuk karakter, dan mengabdi kepada masyarakat. Pesan tersebut memperkuat suasana kebersamaan yang menjadi bagian penting dalam pelaksanaan Grebeg Sura Baturraden.
Melalui kegiatan ini, UHB turut memeriahkan festival sekaligus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Pemeriksaan kesehatan dan konsultasi beasiswa menjadi bagian dari pelayanan universitas yang hadir di tengah perayaan budaya masyarakat Baturraden.
