Tiga mahasiswa Program Studi S1 Hukum Fakultas Ilmu Sosial Universitas Harapan Bangsa meraih juara kedua dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional di Semarang, Selasa, 14 Juli 2026. Mereka adalah Wulan Febriyanti, Fita Dwi Oktafiani, dan Nabila Rizky Rahmayanti.
Kompetisi yang diselenggarakan Universitas Semarang itu mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Para peserta menyampaikan gagasan ilmiah serta solusi terhadap persoalan yang berkembang di masyarakat.
Prestasi tersebut diraih melalui proses penyusunan karya ilmiah yang meliputi kajian literatur, analisis masalah, dan perumusan rekomendasi. Ketiga mahasiswa UHB menyusun karya secara kolaboratif dengan membagi proses pencarian data, penguatan argumentasi, dan penyempurnaan naskah.
Selama mengikuti kompetisi, Wulan, Fita, dan Nabila mendapat pendampingan dari dosen Program Studi S1 Hukum UHB, Pujangga Candrawijayaning Fajri, S.H., M.H. Pendampingan dilakukan untuk memperkuat ketepatan analisis, sistematika penulisan, dan relevansi solusi yang ditawarkan.
Proses tersebut juga membantu mahasiswa mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Mereka belajar menyampaikan gagasan hukum secara terstruktur, logis, dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.

Rektor UHB, Assoc. Prof. Dr. Yuris Tri Naili, S.H., KN., M.H., mengatakan pencapaian itu menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam mengolah pengetahuan menjadi karya ilmiah yang bermakna.
“Prestasi ini memperlihatkan bahwa mahasiswa mampu mengidentifikasi persoalan, menyusun argumentasi, dan menawarkan solusi melalui pendekatan ilmiah. Kompetisi seperti ini penting untuk membangun budaya akademik yang kritis, jujur, dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Menurut Yuris, pengalaman mengikuti kompetisi nasional juga memperluas wawasan mahasiswa. Mereka dapat bertukar gagasan sekaligus mengukur kualitas karya bersama peserta dari berbagai perguruan tinggi.
Kepala Lembaga Pemasaran dan Humas UHB, Riska Nadiya Salsabela, S.E., M.Sc., menilai keberhasilan tersebut menjadi bukti pentingnya kolaborasi antara mahasiswa dan dosen pendamping.
“Pencapaian Wulan, Fita, dan Nabila lahir dari proses belajar, kedisiplinan, serta pendampingan yang konsisten. Kami berharap prestasi ini mendorong lebih banyak mahasiswa untuk membawa gagasan mereka ke forum akademik nasional,” kata Riska.
Keikutsertaan mahasiswa dalam lomba karya tulis ilmiah turut memperkuat akses terhadap pendidikan bermutu. Kegiatan tersebut sejalan dengan upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Perserikatan Bangsa Bangsa, khususnya pendidikan berkualitas serta penguatan institusi yang adil dan berintegritas.
Melalui kompetisi ilmiah, mahasiswa tidak hanya mengejar penghargaan. Mereka juga belajar menghasilkan gagasan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dapat dikembangkan menjadi rekomendasi kebijakan maupun inovasi sosial.
UHB akan terus mendorong mahasiswa mengikuti kompetisi akademik di tingkat regional, nasional, dan internasional. Upaya tersebut dilakukan melalui pembinaan penulisan ilmiah, penguatan riset mahasiswa, dan pendampingan dosen secara berkelanjutan.