Universitas Harapan Bangsa

Mahasiswa Kebidanan UHB Awali Langkah Profesional

Bagikan :

Universitas Harapan Bangsa menyelenggarakan Capping Day Program Studi S1 Kebidanan pada Kamis, 9 Juli 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Gedung E, Kampus 1 UHB. Acara diikuti mahasiswa semester dua Fakultas Kesehatan sebelum memasuki tahapan pembelajaran klinik.

Capping Day menjadi salah satu tahapan penting dalam pendidikan mahasiswa kebidanan. Prosesi ini menandai kesiapan mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan dalam lingkungan pelayanan kesehatan.

Rangkaian acara berlangsung dalam suasana khidmat. Mahasiswa mengikuti prosesi simbolik dan mengucapkan janji sebagai calon tenaga kesehatan. Janji tersebut memuat komitmen terhadap kedisiplinan, tanggung jawab, etika, dan keselamatan pasien.

Melalui prosesi tersebut, mahasiswa diingatkan bahwa pelayanan kebidanan membutuhkan pengetahuan dan keterampilan yang memadai. Pelayanan juga menuntut ketelitian, kesabaran, serta kemampuan berkomunikasi dengan pasien dan keluarga.

Rektor Universitas Harapan Bangsa, Assoc. Prof. Dr. Yuris Tri Naili, S.H., KN., M.H., menilai Capping Day sebagai awal tanggung jawab baru bagi mahasiswa kebidanan.

“Capping Day menjadi penanda bahwa mahasiswa memasuki tahapan pendidikan dengan tanggung jawab yang lebih besar. Mereka harus menjaga etika, disiplin, dan keselamatan pasien dalam setiap proses pembelajaran,” kata Yuris.

Menurutnya, mahasiswa perlu memahami bahwa profesi bidan berhubungan langsung dengan kesehatan ibu dan bayi. Karena itu, setiap tindakan harus dilakukan secara hati hati, profesional, dan penuh empati.

Capping Day juga menjadi momentum bagi mahasiswa untuk memahami identitas profesinya sejak masa pendidikan. Mereka tidak hanya dituntut menguasai teori, tetapi juga menunjukkan sikap yang sesuai dengan nilai profesi kebidanan.

Setelah mengikuti prosesi tersebut, mahasiswa akan melanjutkan pembelajaran sesuai kurikulum Program Studi S1 Kebidanan. Mereka akan mengikuti kegiatan praktik secara bertahap dengan pendampingan dosen dan pembimbing klinik.

Pembelajaran klinik memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menghubungkan teori dengan kondisi nyata. Mahasiswa akan belajar melakukan observasi, berkomunikasi dengan pasien, dan menjalankan prosedur sesuai kewenangannya.

Selama proses tersebut, mahasiswa tetap berada dalam pengawasan tenaga pendidik dan pembimbing. Pendampingan dilakukan untuk memastikan setiap kegiatan berjalan sesuai standar pembelajaran dan keselamatan pasien.

Pelaksanaan Capping Day ditutup dengan penguatan komitmen mahasiswa untuk menjalani pendidikan secara sungguh sungguh. Prosesi ini menjadi awal perjalanan mereka dalam membangun kompetensi dan sikap profesional sebagai calon bidan.

Video :