Universitas Harapan Bangsa

Perluas Wawasan Global, UHB Sosialisasikan Peluang Magang di Taiwan

Bagikan :

PURWOKERTO — Membuka wawasan, memperluas pengalaman, menyiapkan langkah menuju masa depan. Kesempatan belajar tak lagi terbatas di ruang perkuliahan, tetapi juga terbuka melalui pengalaman kerja lintas negara. Universitas Harapan Bangsa (UHB) menggelar Sosialisasi Magang Taiwan yang diikuti 75 mahasiswa dari tiga program studi di Lobby Kampus 2 UHB, Selasa (20/10/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan peluang magang internasional sekaligus memberikan pemahaman mengenai tahapan persiapan sebelum memasuki lingkungan kerja global.

Program magang Taiwan terbuka bagi seluruh mahasiswa program studi di lingkungan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) serta Fakultas Ilmu Sosial (FIS) UHB. Melalui sosialisasi tersebut, mahasiswa memperoleh informasi mengenai mekanisme pendaftaran, persiapan kemampuan bahasa, perkiraan waktu keberangkatan, hingga durasi pelaksanaan magang.

Berdasarkan skema yang diperkenalkan, mahasiswa terlebih dahulu mengikuti proses pendaftaran sebelum memasuki tahapan persiapan. Salah satu pembekalan utama adalah pelatihan bahasa Mandarin dan bahasa Inggris untuk mendukung kemampuan komunikasi selama berada di Taiwan.

Mahasiswa diproyeksikan dapat berangkat ke Taiwan sekitar bulan ketujuh hingga bulan kedua belas sejak proses pendaftaran dimulai. Rentang waktu tersebut menjadi kesempatan bagi peserta untuk mempersiapkan kemampuan bahasa, keterampilan, dan kesiapan beradaptasi dengan lingkungan baru.

Setelah menyelesaikan tahapan persiapan dan memenuhi persyaratan program, mahasiswa berkesempatan menjalani magang di Taiwan selama satu tahun. Pengalaman tersebut diharapkan dapat mempertemukan pengetahuan akademik dengan praktik profesional sekaligus memperluas pemahaman mengenai budaya kerja internasional.

Rektor Universitas Harapan Bangsa, Assoc. Prof. Dr. Yuris Tri Naili, S.H., KN., M.H., menilai peluang magang internasional dapat menjadi sarana pengembangan kompetensi mahasiswa dalam menghadapi persaingan dunia kerja.

“Program magang internasional menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan profesional sekaligus membangun kemandirian. Persiapan bahasa, keterampilan, dan kemampuan beradaptasi sangat penting agar mahasiswa mampu memperoleh pengalaman yang bermanfaat selama mengikuti program di Taiwan,” ungkap Yuris.

Menurutnya, pengalaman bekerja dalam lingkungan internasional juga dapat memperluas cara pandang mahasiswa terhadap perkembangan dunia industri. Kesiapan menghadapi perbedaan budaya dan standar kerja menjadi bekal penting dalam membangun kompetensi lulusan.

Pengenalan peluang magang internasional sejak masa perkuliahan dapat membantu mahasiswa merencanakan pengembangan kompetensi dan arah karier. Kemampuan komunikasi lintas budaya serta pengalaman profesional menjadi nilai tambah dalam menghadapi kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.

Peluang magang internasional tersebut juga sejalan dengan semangat Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan keterampilan menuju pekerjaan layak. Pengalaman belajar berbasis praktik menjadi salah satu cara memperkuat kesiapan generasi muda menghadapi perubahan kebutuhan industri.

Melalui Sosialisasi Magang Taiwan, UHB berupaya memperluas akses mahasiswa terhadap pengalaman pembelajaran internasional. Kesempatan ini diharapkan mampu mendorong mahasiswa FST dan FIS untuk mempersiapkan diri, meningkatkan kompetensi, serta membangun kemandirian sebagai calon tenaga profesional yang berdaya saing global.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Video :