Purwokerto, 22 Oktober 2026 – Perjalanan ilmu mencapai tujuan, langkah baru membuka kesempatan. Perjuangan panjang berbuah pencapaian, gelar diraih mengemban harapan. Suasana khidmat menyelimuti Java Heritage Purwokerto saat Universitas Harapan Bangsa (UHB) menggelar Wisuda ke-31, Kamis (22/10/2026). Sebanyak 534 mahasiswa mengikuti prosesi wisuda sebagai penanda berakhirnya masa pendidikan tinggi sekaligus awal perjalanan menuju dunia profesional.

Wisuda menjadi momentum penting bagi para lulusan setelah melewati berbagai tahapan pembelajaran, praktik, dan pengembangan kompetensi selama menjalani pendidikan. Gelar akademik yang diperoleh bukan sekadar simbol keberhasilan, melainkan juga tanggung jawab untuk mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan di tengah masyarakat.
Penyelenggaraan Wisuda ke-31 sekaligus menegaskan komitmen UHB dalam mempersiapkan lulusan yang profesional, adaptif, inovatif, dan berdaya saing. Melalui pendidikan yang berorientasi pada pengembangan kompetensi, universitas mendorong mahasiswa untuk memiliki kemampuan berpikir kritis, membangun kemandirian, serta menghadapi tantangan dunia kerja.
Selain prosesi wisuda, sebanyak 339 mahasiswa mengikuti pengambilan sumpah sebagai bagian dari peneguhan tanggung jawab profesional. Prosesi tersebut menjadi momentum penting bagi para lulusan untuk menjunjung tinggi etika profesi, integritas, dan tanggung jawab dalam menjalankan keahlian sesuai bidang masing-masing.
Rektor Universitas Harapan Bangsa, Assoc. Prof. Dr. Yuris Tri Naili, S.H., KN., M.H., menekankan bahwa keberhasilan menyelesaikan pendidikan tinggi perlu diiringi kesiapan menghadapi perubahan dan tantangan kehidupan profesional.
“Wisuda bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Kami berharap para lulusan Universitas Harapan Bangsa mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan dengan menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, dan semangat kemandirian. Jadilah pribadi yang tidak hanya mencari peluang, tetapi juga mampu menciptakan peluang serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Lebih jauh, penguatan kompetensi lulusan menjadi bagian penting dalam menjawab kebutuhan sumber daya manusia di tengah perkembangan teknologi dan perubahan dunia industri. Kemampuan beradaptasi, berinovasi, dan mengembangkan jiwa kewirausahaan menjadi bekal bagi lulusan untuk menghadapi persaingan yang semakin kompetitif.
Semangat tersebut sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan keempat mengenai pendidikan berkualitas. Melalui pendidikan tinggi yang inklusif dan berorientasi pada pengembangan kompetensi, UHB berupaya mempersiapkan generasi muda yang mampu terus belajar dan berkembang.
Kesiapan lulusan memasuki dunia profesional juga berkaitan dengan tujuan kedelapan mengenai pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi. Pendidikan tinggi memiliki peran strategis dalam membekali generasi muda dengan keterampilan, kreativitas, serta kemampuan menciptakan peluang usaha yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
Bagi para lulusan, prosesi wisuda menjadi titik awal untuk menerjemahkan ilmu menjadi tindakan dan pengetahuan menjadi pengabdian. Tantangan setelah menyelesaikan pendidikan menjadi kesempatan untuk terus mengembangkan kemampuan sekaligus membangun kontribusi nyata sesuai bidang keahlian.
Melalui Wisuda ke-31 ini, Universitas Harapan Bangsa terus memperkuat komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang berkarakter mandiri, berbudaya, dan memiliki daya saing. Sebanyak 534 lulusan diharapkan mampu melanjutkan perjalanan profesional dengan membawa nilai integritas, inovasi, dan tanggung jawab sosial sebagai bekal menghadapi masa depan.