Universitas Harapan Bangsa menghadirkan pakar dari Primakara University dalam kuliah pakar Program Studi S1 Sistem Informasi. Kegiatan berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat, 19 Juni 2026. Kuliah ini diikuti mahasiswa yang menempuh mata kuliah Analisis dan Perancangan Sistem Informasi. Kegiatan tersebut menghadirkan Dr. Ir. Eddy Muntina Dharma, S.T., M.T. sebagai narasumber. Ia membawakan tema “Dari Kebutuhan Pengguna hingga Pengembangan Sistem: Penyusunan dan Penerapan Software Requirements Specification di Industri”.
Kuliah pakar diselenggarakan untuk memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai tahapan awal pengembangan sistem informasi. Tahapan tersebut mencakup identifikasi, analisis, validasi, dan dokumentasi kebutuhan pengguna. Dalam pemaparannya, Eddy menjelaskan bahwa kebutuhan pengguna menjadi dasar dalam pengembangan perangkat lunak. Kebutuhan yang tidak dirumuskan secara tepat dapat memengaruhi fungsi dan keberhasilan sistem.
Mahasiswa kemudian mempelajari fungsi Software Requirements Specification atau SRS dalam proyek perangkat lunak. Dokumen tersebut memuat kebutuhan yang menjadi acuan bagi pengembang, pengguna, dan pemangku kepentingan. Materi juga mencakup penyusunan kebutuhan fungsional dan nonfungsional. Kebutuhan fungsional berkaitan dengan layanan yang harus disediakan sistem. Sementara itu, kebutuhan nonfungsional meliputi keamanan, kecepatan, kapasitas, dan kemudahan penggunaan.
Narasumber turut menjelaskan proses validasi kebutuhan sebelum pengembangan sistem dimulai. Proses ini diperlukan untuk memastikan spesifikasi telah sesuai dengan persoalan dan tujuan pengguna. Untuk memperkuat pemahaman peserta, Eddy menyajikan studi kasus Axima ERP. Melalui kasus tersebut, mahasiswa mempelajari proses penerjemahan kebutuhan pengguna menjadi spesifikasi sistem. Mahasiswa juga memperoleh gambaran mengenai penggunaan SRS dalam perancangan dan pengembangan perangkat lunak. Pendekatan berbasis kasus tersebut menghubungkan konsep akademik dengan praktik yang diterapkan di industri.
Rektor UHB, Assoc. Prof. Dr. Yuris Tri Naili, S.H., KN., M.H., menilai kuliah pakar memperkuat kesiapan mahasiswa menghadapi perubahan teknologi. “Mahasiswa perlu memahami bahwa sistem informasi harus dibangun berdasarkan kebutuhan nyata pengguna. Pemahaman tersebut penting untuk menghasilkan solusi digital yang tepat, bertanggung jawab, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Yuris, pembelajaran yang terhubung dengan praktik industri juga mendukung pengembangan sumber daya manusia yang adaptif. Kompetensi tersebut diperlukan dalam menghadapi transformasi digital di berbagai sektor.
Ketua Program Studi S1 Sistem Informasi UHB, Retno Agus Setiawan, S.Kom., M.T., mengatakan penguasaan SRS merupakan kompetensi penting bagi calon profesional teknologi. “Dokumen SRS bukan sekadar kelengkapan administratif dalam proyek. Dokumen ini menjadi dasar komunikasi agar kebutuhan pengguna dapat diterjemahkan secara jelas oleh tim pengembang,” kata Retno. Ia menjelaskan bahwa kuliah pakar memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk memahami permasalahan yang ditemui dalam proyek nyata. Mahasiswa diharapkan mampu menyusun spesifikasi yang terukur, konsisten, dan dapat diterapkan.
Penguatan kompetensi tersebut sejalan dengan upaya meningkatkan pendidikan berkualitas dan kesiapan kerja lulusan. Kegiatan ini juga mendukung pengembangan inovasi serta infrastruktur digital yang inklusif dan berkelanjutan. Melalui kuliah pakar, Prodi Sistem Informasi UHB akan terus memperluas keterlibatan akademisi dan praktisi industri. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperkuat pembelajaran, memperbarui wawasan mahasiswa, dan meningkatkan relevansi kompetensi lulusan.