Universitas Harapan Bangsa

UHB Perkuat Pembelajaran Klinis melalui Gedung OSCE Terpadu

Bagikan :

Universitas Harapan Bangsa resmi menerima Gedung OSCE dan Laboratorium Terpadu di Kampus 1 UHB, Kamis, 23 Juli 2026. Serah terima dilakukan untuk memperkuat fasilitas pembelajaran, praktik, dan evaluasi kompetensi mahasiswa di lingkungan universitas.

Ketua Pelaksana Pembangunan, Fauzia Mufti Fitti Feldi, S.T., menyerahkan kunci gedung secara simbolik kepada Rektor UHB. Penyerahan tersebut menandai selesainya pembangunan gedung dua lantai yang akan digunakan oleh sivitas akademika UHB.

Kegiatan ini dihadiri jajaran Yayasan Pendidikan Dwi Puspita sebagai badan penyelenggara UHB. Hadir pula pimpinan universitas, Kepala BAAK UHB, tim pelaksana pembangunan, serta sejumlah tamu undangan.

Gedung tersebut dirancang untuk mendukung pelaksanaan Objective Structured Clinical Examination atau OSCE. Metode ini digunakan untuk mengukur keterampilan klinis mahasiswa melalui tahapan ujian yang terstruktur dan objektif. Fasilitas ini diharapkan meningkatkan pengalaman belajar melalui lingkungan akademik yang lebih representatif.

Rektor UHB, Assoc. Prof. Dr. Yuris Tri Naili, S.H., KN., M.H., mengatakan gedung tersebut merupakan bagian penting dalam penguatan kualitas pendidikan.

“Gedung ini bukan hanya tambahan fasilitas fisik, tetapi ruang untuk memastikan mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang terukur dan berkualitas,” katanya.

Menurut Yuris, penggunaan gedung harus diikuti tata kelola yang baik dan pemeliharaan secara berkelanjutan. Seluruh unit terkait juga perlu memastikan fasilitas dapat dimanfaatkan secara optimal.

“Kami berharap seluruh sivitas akademika menjaga dan menggunakan fasilitas ini secara bertanggung jawab untuk mendukung peningkatan kompetensi mahasiswa,” ujarnya.

Pembina Yayasan Pendidikan Dwi Puspita, Dr. Yadi Fakhruzein Terang Jaya, S.E., M.M., menilai pembangunan gedung tersebut sebagai investasi jangka panjang dalam pendidikan.

“Penyediaan fasilitas yang memadai merupakan bagian dari tanggung jawab yayasan dalam mendukung proses pendidikan yang berkualitas dan relevan,” katanya.

Ia menambahkan bahwa fasilitas pendidikan harus mampu menjawab perkembangan kebutuhan pembelajaran dan standar kompetensi lulusan.

“Gedung ini diharapkan menjadi sarana yang mendorong peningkatan mutu akademik serta menghasilkan lulusan yang profesional dan siap melayani masyarakat,” ujarnya.

Pembangunan Gedung OSCE dan Laboratorium Terpadu selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan mengenai pendidikan berkualitas. Kehadiran fasilitas ini juga mendukung pengembangan infrastruktur pendidikan yang tangguh, inklusif, dan berorientasi pada inovasi.

Setelah proses serah terima, gedung akan dikelola oleh unit terkait sesuai kebutuhan akademik. UHB berharap fasilitas tersebut dapat memperkuat mutu pembelajaran serta pelaksanaan ujian kompetensi secara berkelanjutan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Video :