Fast Archery Universitas Harapan Bangsa meraih juara umum dalam USM National Archery Championship 2026. Kejuaraan berlangsung di Gelora Universitas Semarang pada Kamis hingga Sabtu, 11 sampai 13 Juni 2026.
Fast Archery UHB mengumpulkan 31 medali selama kompetisi. Perolehan tersebut terdiri atas 13 medali emas, 9 medali perak, dan 9 medali perunggu.
Capaian ini menempatkan Fast Archery UHB sebagai kontingen dengan prestasi terbaik dalam kejuaraan tersebut. Hasil itu diperoleh melalui persiapan atlet, latihan rutin, serta koordinasi tim selama pertandingan.
Prestasi tersebut semakin istimewa dengan keikutsertaan Rektor UHB, Assoc. Prof. Dr. Yuris Tri Naili, S.H., KN., M.H. Ia berhasil meraih medali emas pada kategori Barebow Mix Team.
Yuris mengatakan keikutsertaannya merupakan bentuk dukungan langsung terhadap pengembangan olahraga dan pembinaan karakter di lingkungan universitas.
“Kejuaraan ini menunjukkan bahwa olahraga dapat membangun disiplin, ketekunan, konsentrasi, dan semangat kebersamaan. Nilai tersebut juga penting dalam proses pendidikan dan pembentukan karakter sivitas akademika,” kata Yuris.
Menurutnya, prestasi Fast Archery UHB merupakan hasil kerja bersama seluruh atlet, pelatih, pendamping, dan pihak yang mendukung persiapan tim. Ia berharap capaian tersebut dapat memotivasi mahasiswa untuk mengembangkan potensi akademik maupun nonakademik.
“Medali bukan hanya menjadi simbol kemenangan. Di dalamnya terdapat proses latihan, evaluasi, kerja sama, dan keberanian menghadapi tekanan. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam menghadapi berbagai tantangan,” ujarnya.
Kepala Lembaga Pemasaran dan Humas UHB, Riska Nadiya Salsabela, S.E., M.Sc., menilai prestasi itu memperkuat citra UHB sebagai perguruan tinggi yang mendukung pengembangan potensi sivitas akademika secara menyeluruh.
“Keberhasilan Fast Archery UHB menjadi bukti bahwa lingkungan kampus dapat memberi ruang bagi pengembangan bakat, kesehatan, dan prestasi. Capaian ini juga memperlihatkan kuatnya kolaborasi antara atlet, pelatih, pimpinan, dan komunitas universitas,” kata Riska.
Ia menambahkan bahwa kegiatan olahraga memiliki peran dalam membangun lingkungan pendidikan yang sehat dan inklusif. Hal tersebut sejalan dengan upaya mendukung kehidupan sehat, pendidikan berkualitas, serta kemitraan untuk mencapai tujuan bersama.
Semangat itu beririsan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Perserikatan Bangsa Bangsa, khususnya pada bidang kesehatan dan kesejahteraan serta pendidikan berkualitas. Olahraga menjadi salah satu sarana untuk membangun ketahanan fisik, mental, dan sosial.
Keberhasilan meraih juara umum menjadi catatan penting bagi perkembangan Fast Archery UHB. Universitas Harapan Bangsa akan terus mendorong pembinaan atlet dan penguatan kegiatan mahasiswa secara berkelanjutan.
Capaian tersebut diharapkan menjadi pijakan untuk menghadapi kompetisi berikutnya. Fast Archery UHB juga diharapkan terus menghadirkan prestasi yang membawa nama baik universitas pada tingkat regional dan nasional.