Universitas Harapan Bangsa

Bahasa Diasah, Budaya Dijelajah, Mahasiswa International UHB Berbagi Kisah

Bagikan :

PURWOKERTO — Cerita dibagi, wawasan digali, keberagaman budaya semakin dikenali. Semangat tersebut mewarnai kegiatan berbagi pengalaman dua mahasiswa internasional Universitas Harapan Bangsa (UHB) asal Sudan bersama English Student Community of SMANSA (ESCS) SMA Negeri 1 Purwokerto, Sabtu, 31 Oktober 2026. Kegiatan dalam rangka peringatan Halloween tersebut menjadi ruang pertukaran budaya, informasi beasiswa, serta pembelajaran bahasa Inggris.

Kedua mahasiswa tersebut adalah Dania Khalid Kamal Taha dari Program Studi S1 Informatika dan Hassan Khalid Hassan dari Program Studi S1 Sistem Informasi UHB. Kehadiran mereka memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengenal budaya negara lain sekaligus memperluas pemahaman mengenai pendidikan internasional.

Melalui kegiatan berbagi pengalaman ini, siswa diajak memahami keberagaman budaya dan pentingnya kemampuan komunikasi lintas negara. Informasi mengenai peluang beasiswa turut menjadi bagian pembahasan untuk memperluas wawasan siswa tentang kesempatan melanjutkan pendidikan.

Suasana peringatan Halloween juga dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran bahasa Inggris melalui interaksi dengan mahasiswa internasional. Penggunaan bahasa asing dalam komunikasi langsung menjadi pengalaman yang berbeda dibandingkan pembelajaran di ruang kelas.

Rektor Universitas Harapan Bangsa, Assoc. Prof. Dr. Yuris Tri Naili, S.H., KN., M.H., menilai interaksi lintas budaya penting dalam membangun wawasan global generasi muda.

“Pengalaman berinteraksi dengan mahasiswa internasional memberikan kesempatan bagi siswa untuk memahami keberagaman budaya sekaligus melatih kemampuan komunikasi. Pendidikan perlu membuka ruang perjumpaan seperti ini agar generasi muda memiliki wawasan luas dan mampu beradaptasi dalam lingkungan global,” ujar Yuris.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan sekolah melalui pengalaman pembelajaran internasional. Kehadiran mahasiswa asing memungkinkan siswa memperoleh gambaran mengenai kehidupan akademik dan keberagaman lingkungan pendidikan tinggi.

Pjs. Kepala Lembaga Pemasaran dan Humas UHB, Aldhila Sispaka Putra, S.E., memandang kegiatan ini sebagai kesempatan memperkenalkan pengalaman pendidikan lintas negara kepada siswa.

“Kehadiran mahasiswa internasional di lingkungan sekolah membuka ruang komunikasi yang lebih dekat dan bermakna. Siswa tidak hanya mengenal budaya berbeda, tetapi juga memperoleh wawasan mengenai peluang pendidikan dan pentingnya kemampuan berbahasa Inggris,” kata Aldhila.

Ketua Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris UHB, Tri Pujiani, S.Pd., M.Pd., menyoroti pentingnya penggunaan bahasa Inggris melalui interaksi langsung. Pengalaman komunikasi dengan penutur berlatar budaya berbeda dapat memperkaya pemahaman siswa terhadap penggunaan bahasa dalam kehidupan sehari-hari.

“Belajar bahasa Inggris bukan hanya tentang memahami kosakata dan tata bahasa, tetapi juga keberanian menggunakannya dalam komunikasi nyata. Interaksi lintas budaya membantu siswa membangun kepercayaan diri sekaligus memahami bahwa bahasa menjadi jembatan untuk mengenal dunia,” ungkap Tri.

Pertemuan tersebut memiliki keterkaitan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pendidikan berkualitas. Penguatan kemampuan berbahasa dan pemahaman lintas budaya menjadi bagian dari pembelajaran yang mendukung terbentuknya generasi berwawasan global.

Melalui kegiatan bersama ESCS SMA Negeri 1 Purwokerto, mahasiswa internasional UHB turut mengambil peran dalam memperluas pengalaman belajar siswa. Pertukaran pengetahuan dan budaya menjadi sarana membangun sikap saling menghargai sekaligus membuka wawasan mengenai kesempatan pendidikan di tingkat internasional.

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Video :