Universitas Harapan Bangsa bersama MGMP Bahasa Inggris SMA dan MA Kabupaten Banyumas sukses menggelar English Fun 2026 di Kampus 1 UHB pada 13 hingga 14 Juni 2026. Kompetisi bertema “Speak Up, Stand Out, and Make It Happen!” tersebut diikuti ribuan pelajar dari Kabupaten Banyumas, Cilacap, dan Purbalingga.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X Jawa Tengah, Maryanto, S.Pd., M.Sc. Pembukaan juga dihadiri Kepala Lembaga Pemasaran dan Humas UHB, Riska Nadiya Salsabela, S.E., M.Sc., yang mewakili Rektor UHB.

Turut hadir Ketua Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris UHB, Tri Pujiani, S.Pd., M.Pd., serta Ketua MGMP Bahasa Inggris SMA dan MA Kabupaten Banyumas, Muji Triyono, S.Pd.
English Fun 2026 menghadirkan sekitar 20 mata lomba yang menguji kemampuan berbahasa Inggris, kreativitas, keberanian, dan kerja sama peserta. Mata lomba tersebut antara lain Whispering Chain, Yelling Contest, Speech, News Reading, dan Debate Competition.
Ribuan siswa hadir untuk mengikuti perlombaan maupun memberikan dukungan kepada perwakilan sekolah masing masing. Suasana kompetitif terlihat di berbagai area Kampus 1 UHB selama dua hari penyelenggaraan.

Kepala Lembaga Pemasaran dan Humas UHB, Riska Nadiya Salsabela, mengatakan English Fun 2026 menjadi ruang bagi pelajar untuk mengembangkan kemampuan komunikasi melalui pengalaman yang menyenangkan dan kompetitif.
“English Fun bukan hanya tentang menentukan pemenang. Kegiatan ini memberi kesempatan kepada pelajar untuk berani berbicara, menyampaikan gagasan, bekerja dalam tim, dan belajar menghargai kemampuan peserta lain,” kata Riska.
Menurut Riska, kolaborasi antara perguruan tinggi, guru, sekolah, pemerintah, dan mitra industri diperlukan untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih terbuka. Keterlibatan berbagai pihak juga memperluas akses pelajar terhadap pengalaman pendidikan di luar ruang kelas.
Rektor Universitas Harapan Bangsa, Assoc. Prof. Dr. Yuris Tri Naili, S.H., KN., M.H., menilai penguasaan bahasa Inggris menjadi salah satu bekal penting bagi generasi muda. Kemampuan tersebut dapat membantu pelajar mengakses ilmu pengetahuan dan membangun jejaring pada tingkat internasional.

“Keberanian berkomunikasi dalam bahasa Inggris perlu dibangun melalui praktik yang berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, siswa belajar berpikir kritis, menyusun argumen, serta menyampaikan gagasan secara percaya diri dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Ia menambahkan, penyelenggaraan English Fun sejalan dengan komitmen UHB dalam mendukung pendidikan berkualitas dan kemitraan untuk pengembangan generasi muda. Upaya tersebut turut mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan melalui perluasan kesempatan belajar yang inklusif dan kolaboratif.

English Fun 2026 mendapat dukungan dari RedDoorz, Bank Indonesia, Bank Jateng, Penerbit Erlangga, English One, PT Sumber Purnama Sakti, dan Penerbit Yudhistira.
Melalui kegiatan ini, UHB dan MGMP Bahasa Inggris SMA dan MA Kabupaten Banyumas berharap English Fun dapat terus menjadi wadah pengembangan kompetensi pelajar. Kegiatan serupa juga diharapkan memperkuat budaya belajar bahasa Inggris yang aktif, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan masa depan.