Universitas Harapan Bangsa (UHB) resmi menerjunkan 424 mahasiswa untuk mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) 2026 dengan fokus utama transformasi digital dan kemandirian masyarakat. Prosesi serah terima yang berlangsung di Aula Satria Panumbang, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, pada Senin (5/1/2026) ini menandai komitmen universitas dalam mendorong inovasi berkelanjutan menuju konsep Desa Cerdas atau Smart Village dalam bingkai kampus berdampak.

Wakil Rektor 1 Bidang Akademik UHB, Ns. Murniati, S.Kep., M.Kep., dalam laporannya menjelaskan bahwa ratusan mahasiswa tersebut akan disebar ke tiga kecamatan, yakni Sumbang, Cilongok, dan Karanglewas, yang mencakup total 22 desa. Para peserta KKN berasal dari tiga fakultas berbeda, yaitu Fakultas Kesehatan, Fakultas Ilmu Sosial, serta Fakultas Sains & Teknologi. Kolaborasi lintas disiplin ilmu ini dirancang secara strategis agar mahasiswa mampu menangkap dinamika lapangan dan mengolah permasalahan desa menjadi program solutif yang berdampak nyata. Pendekatan multidisiplin ini diharapkan mampu mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam aspek kehidupan sehat dan sejahtera, pendidikan berkualitas, serta inovasi infrastruktur desa.
Kehadiran mahasiswa UHB di tengah masyarakat mendapatkan sambutan hangat dari pemerintah daerah setempat. Sekretaris Kecamatan Sumbang, Abdul Ladjis, S.ST., yang hadir mewakili Camat Sumbang, menyebutkan bahwa kehadiran mahasiswa diharapkan menjadi energi baru dan mitra strategis bagi masyarakat desa. Ia menekankan pentingnya peran akademisi dalam membantu mewujudkan indikator desa sehat dan sejahtera serta upaya pengentasan kemiskinan desa. Sinergi ini dinilai vital untuk membangun kemitraan yang kokoh demi pembangunan desa yang inklusif.

Dukungan serupa disampaikan oleh Bupati Banyumas melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Wilopo Untung Handoyo, S.T. Dalam sambutannya di hadapan para kepala desa, Forkopimcam, serta perwakilan berbagai dinas terkait seperti Dinkes, Dinsospermades, Dinkominfo, Bakesbangpol, dan Bappedalitbang, Wilopo berharap kegiatan KKN di tiga kecamatan ini dapat berjalan lancar dan memberikan dampak kebaikan yang luas bagi seluruh elemen masyarakat.
Menanggapi pelaksanaan program ini, Rektor UHB, Assoc. Prof. Dr. Yuris Tri Naili, S.H., KN., M.H., menegaskan bahwa KKN tahun ini dirancang untuk menjawab tantangan era digitalisasi hingga ke level akar rumput. Menurutnya, kegiatan ini merupakan manifestasi nyata peran perguruan tinggi dalam mendorong kemandirian masyarakat melalui transfer pengetahuan dan teknologi yang tepat guna.

Selain fokus pada pembangunan daerah di Banyumas, UHB juga terus memperluas jangkauan pengabdiannya hingga ke tingkat global. Ns. Murniati menambahkan bahwa selain 424 mahasiswa reguler, sebanyak 50 mahasiswa lainnya dijadwalkan akan mengikuti program KKN Internasional yang rencananya akan diberangkatkan pada 20 Januari 2026 mendatang. Langkah ini mempertegas posisi UHB sebagai institusi pendidikan yang adaptif dan bervisi global.