Universitas Harapan Bangsa

Pengajian Ramadhan UHB Menguatkan Komitmen Ibadah Sivitas Akademika

Bagikan :

Universitas Harapan Bangsa menggelar Pengajian Rutin Spesial Ramadhan bagi sivitas akademika pada 6 Maret 2026 di Kampus 2 Universitas Harapan Bangsa. Kegiatan yang menghadirkan Ustadz M. Syahid Asgar sebagai narasumber ini diikuti oleh sivitas akademika UHB sebagai bagian dari penguatan nilai spiritual selama bulan suci Ramadhan. Pengajian tersebut bertujuan mengingatkan pentingnya menjaga konsistensi ibadah serta menjadikan Al Quran sebagai pedoman kehidupan, termasuk di tengah berbagai aktivitas sosial seperti kegiatan buka bersama.

Dalam tausiyahnya, Ustadz M. Syahid Asgar menekankan bahwa Ramadhan merupakan momentum penting untuk memperkuat hubungan manusia dengan Allah melalui ibadah yang konsisten. Ia mengingatkan agar umat tidak lalai menjalankan ibadah karena kesibukan menghadiri berbagai kegiatan sosial selama bulan Ramadhan.

Menurutnya, kegiatan seperti buka bersama seharusnya tidak menggeser prioritas utama seorang muslim dalam menjalankan ibadah. Ia menjelaskan bahwa Ramadhan justru menjadi waktu terbaik untuk meningkatkan kualitas spiritual melalui shalat, membaca Al Quran, dan memperbanyak amal kebaikan.

Ustadz Syahid juga menegaskan bahwa Al Quran memiliki peran penting sebagai filter kehidupan bagi setiap muslim. Nilai nilai yang terkandung di dalamnya menjadi pedoman dalam mengambil keputusan dan membentuk karakter pribadi yang lebih baik.

Ia menjelaskan bahwa seseorang yang berkomitmen menjadikan Al Quran sebagai pedoman hidup akan memperoleh keberkahan dalam kehidupan dunia maupun akhirat. Komitmen tersebut tidak hanya tercermin dalam membaca Al Quran, tetapi juga dalam memahami serta mengamalkan ajaran yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari hari.

Rektor Universitas Harapan Bangsa, Assoc. Prof. Dr. Yuris Tri Naili, S.H., KN., M.H., menilai kegiatan pengajian Ramadhan ini menjadi ruang refleksi spiritual yang penting bagi sivitas akademika di tengah dinamika aktivitas akademik.

Menurutnya, penguatan nilai spiritual merupakan bagian penting dalam membangun karakter sivitas akademika yang tidak hanya unggul secara intelektual tetapi juga memiliki integritas moral yang kuat.

“Kampus tidak hanya menjadi tempat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga ruang pembentukan karakter. Kegiatan seperti pengajian Ramadhan membantu menanamkan nilai nilai kebaikan, kedisiplinan, serta kepedulian sosial yang menjadi fondasi penting dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa nilai nilai spiritual yang ditanamkan melalui kegiatan keagamaan di lingkungan kampus juga selaras dengan semangat pembangunan berkelanjutan yang mendorong terciptanya masyarakat yang inklusif, damai, dan berkeadilan sebagaimana tercermin dalam tujuan pembangunan berkelanjutan Perserikatan Bangsa Bangsa.

Dalam konteks pendidikan tinggi, penguatan karakter melalui kegiatan spiritual dinilai berperan penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran moral dan tanggung jawab sosial terhadap masyarakat.

Pengajian Ramadhan yang diselenggarakan Universitas Harapan Bangsa ini menjadi salah satu upaya kampus dalam menghadirkan ruang pembinaan spiritual yang berkelanjutan bagi sivitas akademika. Melalui kegiatan tersebut diharapkan nilai nilai kebaikan yang terkandung dalam Al Quran dapat terus menjadi pedoman dalam kehidupan pribadi, akademik, maupun sosial bagi seluruh sivitas akademika Universitas Harapan Bangsa.

Video :