Universitas Harapan Bangsa

Mantapkan Kompetensi, Calon Apoteker Angkatan Ketiga UHB Jalani Uji Komprehensif

Bagikan :

Program Studi Profesi Apoteker (PSPA) Universitas Harapan Bangsa sukses menyelenggarakan Uji Komprehensif bagi mahasiswa Angkatan ke-3 pada Kamis, 15 Januari 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Laboratorium OSCE Terpadu UHB tersebut berlangsung selama dua hari sebagai tahap krusial untuk mengukur kesiapan serta kematangan para calon apoteker sebelum terjun langsung ke dunia kerja. Ujian ini merupakan muara dari seluruh rangkaian proses pembelajaran, terutama setelah mahasiswa menyelesaikan Praktek Kerja Profesi Apoteker (PKPA) di berbagai tatanan pelayanan kefarmasian.

Berbeda dengan ujian teori konvensional, uji komprehensif kali ini menitikberatkan pada integrasi pengalaman lapangan yang telah diperoleh mahasiswa di empat wahana utama. Para peserta diuji mengenai penguasaan mereka di sektor Apotek yang fokus pada pelayanan klinis dan manajemen, Pedagang Besar Farmasi (PBF) terkait aspek distribusi dan Good Distribution Practice, serta pendalaman peran di Dinas Kesehatan maupun Puskesmas. Integrasi ini memastikan bahwa lulusan memiliki pemahaman lintas sektor yang komprehensif, mulai dari regulasi pemerintah hingga edukasi langsung kepada pasien di fasilitas kesehatan tingkat pertama.

Mekanisme ujian diterapkan secara ketat melalui panel penguji yang terdiri dari akademisi dan praktisi profesional. Metode yang digunakan adalah pemaparan kasus melalui Student Oral Case Analysis (SOCA), di mana setiap mahasiswa wajib menunjukkan kemampuan analisis dan pengambilan keputusan klinis yang tepat. Langkah ini diambil untuk menjamin bahwa setiap lulusan memiliki kapabilitas merata sesuai standar kompetensi Apoteker Indonesia. Standar tinggi ini sekaligus menjadi kontribusi nyata universitas dalam mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) poin ketiga, yakni menjamin kehidupan yang sehat dan meningkatkan kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat melalui penyediaan tenaga medis yang berkualitas.

Rektor Universitas Harapan Bangsa, Assoc. Prof. Dr. Yuris Tri Naili, S.H., KN., M.H., menegaskan bahwa pelaksanaan uji komprehensif ini merupakan bentuk tanggung jawab institusi terhadap kualitas pelayanan kesehatan di masa depan. Menurut beliau, proses evaluasi yang mendalam ini bukan sekadar formalitas akademik, melainkan sebuah instrumen penjaminan mutu agar masyarakat mendapatkan layanan kefarmasian yang aman dan terpercaya.

“Uji komprehensif ini menjadi fondasi penting bagi para calon apoteker untuk merefleksikan kembali seluruh ilmu yang telah mereka serap selama praktik di lapangan. Kami ingin memastikan bahwa setiap individu yang lulus dari angkatan ketiga ini memiliki ketangguhan dalam menghadapi dinamika dunia kesehatan yang semakin kompleks, sehingga mereka mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga keselamatan pasien dan integritas profesi,” ujar Assoc. Prof. Dr. Yuris Tri Naili.

Pelaksanaan ujian yang berjalan khidmat dan lancar tersebut diharapkan dapat memotivasi mahasiswa untuk terus menjaga etika profesi saat mereka nanti resmi mengabdi di tengah masyarakat. Setelah dinyatakan lulus dalam tahapan ini, para mahasiswa akan segera bersiap menghadapi ujian nasional atau UKMPPAI. Ujian nasional tersebut akan menjadi langkah terakhir yang harus ditempuh sebelum mereka resmi menyandang gelar Apoteker dan memulai peran strategis mereka dalam memperkuat sistem kesehatan nasional yang berkelanjutan.

Video :