Universitas Harapan Bangsa

Perluas Akses Kuliah, UHB Siapkan 500 Beasiswa

Bagikan :

Universitas Harapan Bangsa menyediakan 500 beasiswa bagi masyarakat Kabupaten Banyumas untuk tahun akademik 2026 dan 2027. Program tersebut diperkenalkan bersama Pemerintah Kabupaten Banyumas di Kampus 1 UHB, Rabu, 17 Juni 2026. Beasiswa ini ditujukan bagi lulusan SMA atau sederajat yang memiliki potensi akademik, tetapi menghadapi keterbatasan ekonomi. Penerima akan memperoleh pembebasan biaya kuliah serta bantuan biaya hidup sebesar Rp4,8 juta setiap semester selama masa studi.

Program beasiswa diserahkan secara simbolis oleh Ketua Yayasan Pendidikan Dwi Puspita, Iis Setiawan, bersama Rektor UHB, Assoc. Prof. Dr. Yuris Tri Naili, S.H., KN., M.H. Program tersebut diterima oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Banyumas, Agus Nur Hadie. Penyerahan berlangsung dalam rangkaian Workshop Penggunaan Artificial Intelligence untuk Kegiatan Desa. Kegiatan itu diikuti perangkat desa dari sejumlah wilayah di Kabupaten Banyumas. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya UHB dan Pemerintah Kabupaten Banyumas untuk memperluas kesempatan masyarakat memperoleh pendidikan tinggi. Program tersebut juga mendukung agenda pembangunan daerah melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Rektor UHB, Assoc. Prof. Dr. Yuris Tri Naili, S.H., KN., M.H., mengatakan beasiswa merupakan bentuk keberpihakan perguruan tinggi terhadap masyarakat yang membutuhkan akses pendidikan. “Kesempatan kuliah tidak seharusnya berhenti karena persoalan ekonomi. Melalui program ini, kami ingin membantu generasi muda Banyumas memperoleh pendidikan dan membangun masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Menurut Yuris, bantuan yang diberikan tidak hanya berfungsi meringankan biaya pendidikan. Program ini juga dirancang agar mahasiswa dapat mengikuti proses pembelajaran secara berkelanjutan hingga menyelesaikan studi. Selain program tersebut, Yayasan Pendidikan Dwi Puspita juga menyediakan beberapa skema bantuan pendidikan. Skema itu mencakup beasiswa bagi anak yatim piatu, mahasiswa berprestasi, dan penghafal Al Quran.

Berbagai pilihan beasiswa tersebut diharapkan dapat menjadi alternatif bagi calon mahasiswa yang belum memperoleh bantuan melalui KIP Kuliah. Pada tahap awal, penerima akan diprioritaskan bagi anak perangkat desa serta masyarakat dari keluarga kurang mampu. Kesempatan juga dapat diberikan kepada masyarakat umum apabila kuota prioritas belum terpenuhi. Proses penerimaan dilakukan melalui seleksi administrasi dan verifikasi kondisi ekonomi keluarga. Calon penerima harus memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan, termasuk persyaratan tahun kelulusan dan penghasilan orang tua.

Sebanyak 500 kuota beasiswa dialokasikan untuk sejumlah program studi di Fakultas Ilmu Sosial serta Fakultas Sains dan Teknologi. Pemilihan program studi mempertimbangkan kesinambungan pembiayaan mahasiswa hingga lulus.

Kepala Lembaga Pemasaran dan Humas UHB, Riska Nadiya Salsabela, S.E., M.Sc., menyampaikan bahwa beasiswa tersebut mencerminkan komitmen UHB dalam menciptakan pendidikan yang inklusif dan berdampak. “Pendidikan tinggi harus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berkembang secara akademik, sosial, dan ekonomi. Kami ingin penerima beasiswa tumbuh menjadi lulusan mandiri serta mampu memberi manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Riska menambahkan, mahasiswa juga akan didorong untuk mengembangkan kreativitas, kepemimpinan, dan semangat kewirausahaan. Dengan demikian, mereka tidak hanya dipersiapkan untuk mencari pekerjaan, tetapi juga menciptakan peluang baru. Pemerintah Kabupaten Banyumas mengapresiasi langkah UHB dalam mendukung perluasan akses pendidikan. Program ini dinilai sejalan dengan upaya pemerintah daerah mengurangi angka anak tidak sekolah dan meningkatkan partisipasi pendidikan tinggi.

Sinergi antara UHB, Yayasan Pendidikan Dwi Puspita, pemerintah daerah, dan masyarakat tersebut turut mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan. Kontribusi itu terlihat melalui penguatan pendidikan berkualitas, pengurangan kesenjangan, serta pembangunan kemitraan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Melalui program 500 beasiswa, UHB menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya menjalankan pendidikan di ruang kelas. UHB juga hadir untuk membuka kesempatan, meningkatkan mobilitas sosial, dan menyiapkan generasi muda Banyumas menjadi lulusan kompeten, mandiri, dan berdaya saing.

Video :