Universitas Harapan Bangsa

Estafet Kepemimpinan KPUM UHB Momentum Penguatan Pilar Demokrasi Kampus

Bagikan :

Universitas Harapan Bangsa (UHB) secara resmi melantik jajaran pengurus Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) periode 2025/2026 pada Rabu, 21 Januari 2026. Prosesi pelantikan serta serah terima jabatan tersebut berlangsung khidmat di Aula Gedung C Lantai 2, Kampus 1 UHB. Agenda ini merupakan langkah strategis universitas dalam menjamin keberlanjutan kepemimpinan sekaligus memperkokoh pondasi demokrasi mahasiswa yang transparan, adil, dan akuntabel di lingkungan akademis.

Acara dihadiri oleh seluruh pengurus KPUM periode lama maupun baru serta pimpinan bidang kemahasiswaan. Kepala Lembaga Kemahasiswaan, Alumni, dan Pusat Karier (LKAPK) sekaligus Pembina KPUM, Linda Yanti, S.ST., M.Keb., hadir secara langsung memberikan legitimasi institusional. Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembacaan Surat Keputusan Penetapan Anggota Baru sebagai bentuk pengesahan resmi bagi pengurus yang akan mengemban amanah satu periode ke depan.

Dalam sambutannya, Linda Yanti menekankan bahwa integritas dan kolaborasi merupakan kunci utama dalam mengawal demokrasi seluruh Organisasi Mahasiswa di UHB. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan serah terima jabatan secara simbolis dari Ketua KPUM periode 2024/2025, Gilang Ramadhan, kepada Octa Amelia Ramadhani sebagai Ketua KPUM periode 2025/2026. Peralihan ini menandai penyerahan tanggung jawab moral untuk menjaga independensi lembaga dalam setiap tahapan proses demokrasi kampus.

Rektor Universitas Harapan Bangsa, Assoc. Prof. Dr. Yuris Tri Naili, S.H., KN., M.H., memberikan apresiasi tinggi terhadap regenerasi kepemimpinan ini. Beliau menyatakan bahwa keberadaan KPUM yang kredibel merupakan miniatur dari praktik bernegara yang sehat. Menurutnya, mahasiswa bukan hanya belajar mengenai teori politik di kelas, melainkan mempraktikkan langsung etika berorganisasi yang menjunjung tinggi keadilan.

“Pelantikan ini merupakan wujud nyata komitmen universitas dalam mencetak calon pemimpin masa depan yang memahami esensi tata kelola yang baik. Kami berharap pengurus baru mampu menjaga marwah organisasi dengan objektivitas tinggi, karena integritas kampus tercermin dari bagaimana mahasiswa mengelola administrasinya sendiri,” ujar Dr. Yuris Tri Naili saat memberikan tanggapan pasca acara.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Lembaga Pemasaran dan Humas (LPH) UHB, Riska Nadiya Salsabela, S.E., M.Sc., menyoroti pentingnya citra positif organisasi melalui kinerja yang profesional. Beliau berpendapat bahwa stabilitas dan kredibilitas KPUM memiliki dampak langsung terhadap reputasi universitas di mata publik serta calon mahasiswa.

“KPUM adalah representasi dari kematangan budaya organisasi di UHB. Keberhasilan mereka dalam menyelenggarakan pemilihan yang jujur dan partisipatif akan membangun kepercayaan publik bahwa kampus ini adalah ekosistem yang tepat untuk bertumbuh secara intelektual maupun karakter,” ungkap Riska Nadiya Salsabela.

Langkah penguatan institusi mahasiswa ini secara halus juga selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) yang dicanangkan Perserikatan Bangsa Bangsa, khususnya pada poin ke enam belas mengenai perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang tangguh. Melalui sistem pemilihan yang teratur dan transparan, UHB berkontribusi dalam membangun institusi yang efektif, akuntabel, dan inklusif di semua tingkatan.

Kegiatan pelantikan ditutup dengan doa bersama sebagai refleksi harapan agar seluruh pengurus diberikan kebijaksanaan dalam menjalankan mandat. Dengan kepengurusan yang baru, KPUM Universitas Harapan Bangsa diharapkan mampu bertransformasi menjadi garda terdepan dalam mewujudkan demokrasi mahasiswa yang partisipatif dan berintegritas tinggi.

Video :