Universitas Harapan Bangsa (UHB) menggelar acara “Afternoon Coffee: Refleksi Akhir Tahun UHB” pada Selasa, 30 Desember 2025, di Aula Gedung C Kampus 1 UHB. Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan universitas, dosen, karyawan, serta pengurus Yayasan Pendidikan Dwi Puspita ini menjadi momentum strategis untuk mempererat silaturahmi sekaligus mengevaluasi kinerja institusi sepanjang tahun. Acara ini tidak hanya menjadi wadah evaluasi, tetapi juga panggung apresiasi bagi akademisi yang berhasil meningkatkan kualifikasi keilmuan mereka.

Agenda utama diawali dengan penayangan kaleidoskop perjalanan UHB selama tahun 2025 oleh Lembaga Pemasaran dan Humas. Tayangan tersebut menyajikan rekam jejak capaian, tantangan, dan dinamika yang dihadapi universitas selama satu tahun terakhir. Riska Nadiya Salsabela, S.E., M.Sc., menyoroti bahwa kaleidoskop tersebut berfungsi lebih dari sekadar dokumentasi visual. Menurutnya, refleksi visual ini menjadi basis data penting untuk memetakan langkah strategis institusi ke depan. Riska menyebutkan bahwa melihat kembali perjalanan setahun ke belakang memberikan perspektif utuh tentang ketahanan dan adaptabilitas seluruh civitas academica dalam menghadapi dinamika pendidikan tinggi.

Suasana khidmat berlanjut pada sesi penganugerahan penghargaan bagi dosen yang menyelesaikan studi doktoral tepat waktu. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk penghormatan institusi sekaligus motivasi bagi dosen lain untuk terus meningkatkan kapasitas diri. Langkah UHB dalam mendorong percepatan gelar doktor ini sejalan dengan prinsip Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya pada aspek pendidikan berkualitas. Peningkatan kompetensi pengajar merupakan elemen fundamental dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif dan bermutu, yang pada akhirnya berkontribusi pada pembangunan sumber daya manusia yang unggul.
Terdapat tiga akademisi yang menerima apresiasi atas keberhasilan mereka meraih gelar doktor tahun ini. Mereka adalah apt. Ikhwan Yuda Kusuma, S.Farm, M.Si, Ph.D yang merupakan lulusan Szeged University, Dr. Maya Safitri, SST, S.Kep., Ns., M.Kes. yang menyelesaikan studi di Program Doktoral Sekolah Farmasi ITB, serta Dr. Alfizi, SE, MM yang menuntaskan pendidikannya di Program Doktoral Universitas Islam Sultan Agung. Kehadiran tiga doktor baru ini diharapkan mampu memperkuat basis riset dan pengajaran di lingkungan UHB.

Rektor UHB, Assoc. Prof. Dr. Yuris Tri Naili, S.H., KN., M.H., menegaskan bahwa forum seperti Afternoon Coffee ini memiliki nilai substansial bagi keberlangsungan organisasi. Beliau mengungkapkan bahwa pertemuan antara pihak yayasan dan pelaksana akademik bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata dari sinergi internal yang sehat. Menurut Rektor, soliditas antara yayasan dan universitas merupakan modal utama untuk menjaga stabilitas dan akselerasi kinerja perguruan tinggi di masa mendatang. Acara kemudian ditutup dengan ramah tamah yang mempertegas komitmen seluruh elemen UHB untuk menyongsong tahun 2026 dengan target kinerja yang lebih progresif.