Universitas Harapan Bangsa

Cultural Art Performance UHB Perkuat Apresiasi Budaya Global

Bagikan :

Universitas Harapan Bangsa menyelenggarakan Cultural Art Performance dalam rangkaian Festival Seni Cross Culture Showcase and Drama Performance di Kampus 2 UHB, Jumat, 19 Desember 2025. Kegiatan ini melibatkan kolaborasi mahasiswa semester 3 dan semester 5 Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris sebagai bagian dari pembelajaran berbasis proyek yang mengintegrasikan seni, budaya, dan akademik. Melalui pertunjukan budaya dan drama, mahasiswa diajak memahami keberagaman budaya lokal dan global sekaligus mengasah kemampuan komunikasi, kolaborasi, dan ekspresi kreatif.

Acara tersebut diikuti mahasiswa Prodi S1 Pendidikan Bahasa Inggris UHB semester 1 hingga 7, mahasiswa lintas program studi di lingkungan UHB, mahasiswa asing dari UMP, UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri, dan UHB, serta dosen dan pimpinan Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris. Sejumlah perwakilan himpunan mahasiswa dari UMP, UNSOED, UIN, dan UNU turut hadir sebagai bentuk jejaring lintas kampus.

Festival seni ini menggabungkan dua bentuk ekspresi utama. Cross Culture Showcase menjadi implementasi mata kuliah Cross Culture Understanding yang diampu mahasiswa semester 3 dengan menampilkan keanekaragaman budaya lokal dan global. Sementara itu, mahasiswa semester 5 menampilkan Drama Performance sebagai implementasi mata kuliah Drama Performance and Production, yang merepresentasikan nilai sosial, moral, dan kemanusiaan melalui seni peran dan teater.

Rektor Universitas Harapan Bangsa, Assoc. Prof. Dr. Yuris Tri Naili, S.H., KN., M.H., menilai kegiatan tersebut sebagai wujud pembelajaran kontekstual yang relevan dengan tantangan global. Menurutnya, seni dan budaya menjadi medium efektif untuk membangun pemahaman lintas budaya dan empati antarindividu. Ia menyebut kegiatan ini selaras dengan upaya pendidikan tinggi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui penguatan kualitas pendidikan dan pengembangan karakter mahasiswa yang berwawasan global.

“Kegiatan ini menunjukkan bahwa pembelajaran tidak berhenti di ruang kelas. Mahasiswa belajar menerjemahkan teori menjadi praktik nyata yang berdampak pada cara berpikir, bersikap, dan berinteraksi dalam masyarakat yang beragam,” ujarnya.

Kepala Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris, Tri Pujiani, M.Pd., menjelaskan bahwa kolaborasi lintas angkatan dirancang untuk memperkuat keterampilan komunikasi dan kerja sama mahasiswa. Ia menuturkan bahwa mahasiswa tidak hanya belajar bahasa sebagai alat komunikasi, tetapi juga memahami konteks budaya yang melatarbelakanginya. Proses produksi hingga pementasan drama, kata dia, melatih mahasiswa berpikir kritis, kreatif, dan reflektif dalam menyampaikan pesan kemanusiaan.

Kepala LPH UHB, Riska Nadiya Salsabela, S.E., M.Sc., menilai kegiatan ini berkontribusi pada penguatan karakter dan nilai keberlanjutan dalam pendidikan tinggi. Ia menyampaikan bahwa pembelajaran berbasis seni dan kolaborasi lintas budaya mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya pendidikan berkualitas dan penguatan kemitraan. Menurutnya, kegiatan semacam ini memperkuat peran kampus sebagai ruang inklusif yang mendorong kesetaraan, kreativitas, dan kerja sama global.

Melalui Cultural Art Performance, Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris UHB menegaskan komitmennya terhadap pembelajaran holistik yang mengintegrasikan aspek akademik, budaya, dan seni. Kegiatan ini diharapkan menjadi agenda berkelanjutan yang tidak hanya memperkaya pengalaman belajar mahasiswa, tetapi juga memperkuat citra UHB sebagai perguruan tinggi yang mendorong dialog lintas budaya dan kontribusi nyata bagi pembangunan manusia yang berkelanjutan.

Video :