Universitas Harapan Bangsa

Jelang Ujian Nasional, Mahasiswa Anestesiologi UHB Jalani Simulasi

Bagikan :

Universitas Harapan Bangsa menggelar Try Out OSCE Nasional bagi mahasiswa semester delapan Program Studi D4 Keperawatan Anestesiologi. Kegiatan berlangsung pada 27 hingga 31 Juli 2026 di Laboratorium OSCE Terpadu, Kampus 1 UHB.

Try out tersebut menjadi bagian dari persiapan mahasiswa menghadapi OSCE Nasional pada 12 hingga 15 Agustus 2026. Melalui kegiatan ini, mahasiswa berlatih menghadapi ujian praktik klinis secara terstruktur sesuai tahapan yang akan diujikan.

Selama lima hari, mahasiswa menjalani berbagai simulasi keterampilan pelayanan anestesiologi. Setiap peserta dituntut menunjukkan ketepatan prosedur, kemampuan komunikasi, pengambilan keputusan, dan kesiapan menghadapi situasi klinis.

Pelaksanaan simulasi di Laboratorium OSCE Terpadu memberikan suasana latihan yang mendekati kondisi ujian sebenarnya. Mahasiswa dapat mengenali alur ujian, mengatur waktu, serta mengevaluasi kemampuan pada setiap tahapan praktik.

Try out juga membantu mahasiswa mengidentifikasi kompetensi yang masih perlu diperkuat sebelum mengikuti ujian nasional. Evaluasi tersebut menjadi dasar bagi mahasiswa untuk melakukan perbaikan secara terarah dan berkelanjutan.

Rektor Universitas Harapan Bangsa, Assoc. Prof. Dr. Yuris Tri Naili, S.H., KN., M.H., menilai latihan terstruktur sangat penting bagi calon tenaga kesehatan.

“Try out ini membantu mahasiswa mengukur kesiapan pengetahuan, keterampilan, komunikasi, dan ketenangan saat menghadapi ujian nasional,” kata Yuris.

Menurut dia, keberhasilan dalam OSCE tidak hanya ditentukan oleh penguasaan prosedur. Mahasiswa juga perlu memiliki ketelitian, tanggung jawab, serta kemampuan mengambil keputusan yang berorientasi pada keselamatan pasien.

“Mahasiswa harus mampu melaksanakan setiap tindakan secara tepat dan tetap menempatkan keselamatan pasien sebagai prioritas utama,” ujarnya.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya UHB meningkatkan mutu pendidikan calon tenaga kesehatan. Pembelajaran berbasis simulasi memungkinkan mahasiswa menghubungkan teori dengan keterampilan yang dibutuhkan dalam pelayanan klinis.

Penguatan kompetensi mahasiswa juga sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan dalam menghadirkan pendidikan berkualitas dan pelayanan kesehatan yang lebih baik. Tenaga kesehatan yang kompeten memiliki peran penting dalam menciptakan layanan yang aman, profesional, dan berpusat pada pasien.

Melalui rangkaian try out ini, mahasiswa diharapkan semakin memahami standar kompetensi yang akan dinilai. Mereka juga diharapkan mampu mengelola tekanan selama menjalani setiap tahapan ujian.

Setelah kegiatan berakhir, mahasiswa akan melanjutkan persiapan berdasarkan hasil evaluasi yang diperoleh. UHB berharap seluruh peserta dapat mengikuti OSCE Nasional pada Agustus 2026 dengan kesiapan yang lebih matang.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Video :