Program Studi S1 Hukum Universitas Harapan Bangsa menggelar Kuliah Pakar bertajuk Strategi Teknik Penyusunan Legal Opinion pada Jumat, 19 Desember 2025, di Ruang R.13 Kampus 2 Universitas Harapan Bangsa. Kegiatan ini menghadirkan Rani Hendriana, S.H., M.H., dosen Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman, sebagai narasumber utama dan diikuti mahasiswa Prodi S1 Hukum UHB. Kuliah pakar ini bertujuan memperkuat pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam menyusun pendapat hukum yang sistematis, analitis, dan aplikatif sesuai kebutuhan praktik profesional.

Kuliah pakar tersebut diselenggarakan sebagai respons atas pentingnya legal opinion dalam praktik hukum kontemporer. Legal opinion menjadi instrumen krusial yang digunakan advokat, konsultan hukum, maupun praktisi lain dalam memberikan pertimbangan profesional berbasis peraturan perundang-undangan, doktrin, dan fakta hukum. Melalui kegiatan ini, mahasiswa didorong memahami fungsi legal opinion tidak hanya sebagai dokumen akademik, tetapi juga sebagai dasar pengambilan keputusan hukum yang bertanggung jawab.

Narasumber Rani Hendriana menjelaskan bahwa penyusunan legal opinion menuntut kemampuan analisis yang tajam dan struktur berpikir yang logis. Ia menekankan pentingnya ketelitian dalam menelaah fakta, mengaitkannya dengan dasar hukum yang relevan, serta menyajikannya dalam bentuk pendapat yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan secara profesional. Menurutnya, kemampuan tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa hukum sebelum terjun ke dunia kerja.

Kegiatan ini dimoderatori oleh Apitta Fitria Rahmawati, S.H., M.H., dosen Prodi S1 Hukum UHB. Diskusi berlangsung interaktif dengan melibatkan mahasiswa dalam studi kasus dan tanya jawab seputar penerapan legal opinion dalam berbagai bidang, termasuk isu hukum dan etika dalam praktik medis sehari-hari. Pendekatan ini memberikan gambaran konkret tentang peran pendapat hukum dalam menjembatani norma hukum dengan persoalan nyata di masyarakat.
Rektor Universitas Harapan Bangsa, Assoc. Prof. Dr. Yuris Tri Naili, S.H., K.N., M.H., menilai kegiatan tersebut sejalan dengan upaya perguruan tinggi dalam mencetak lulusan hukum yang berintegritas dan berdaya saing. “Kuliah pakar ini memperkuat kapasitas mahasiswa dalam berpikir kritis dan berbasis solusi. Kemampuan menyusun legal opinion yang baik merupakan fondasi penting bagi praktik hukum yang adil dan berkelanjutan,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kepala Prodi S1 Hukum UHB, Maya Ruhtiani, S.H., M.H., LL.M., menyatakan bahwa kegiatan ini dirancang untuk mendekatkan teori dengan praktik. “Mahasiswa tidak hanya belajar konsep, tetapi juga dilatih menyusun pendapat hukum secara sistematis dan profesional. Ini menjadi bagian dari komitmen kami menyiapkan lulusan yang siap menghadapi tantangan dunia kerja,” katanya.

Secara lebih luas, kuliah pakar ini turut mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals, khususnya dalam aspek pendidikan berkualitas dan penguatan institusi yang berkeadilan. Penguatan literasi hukum dan etika profesional dipandang sebagai kontribusi nyata perguruan tinggi dalam membangun tata kelola hukum yang bertanggung jawab dan inklusif.

Melalui Kuliah Pakar Strategi Teknik Penyusunan Legal Opinion, Universitas Harapan Bangsa menegaskan perannya dalam menghadirkan pendidikan hukum yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam membentuk calon sarjana hukum yang kritis, profesional, dan mampu berkontribusi pada penegakan hukum yang berkeadilan.